Minggu, 04 Juni 2017

Cara Reset BIOS Motherboard Komputer

Cara Reset BIOS Motherboard Komputer

Cara Reset BIOS Motherboard Komputer ini merupakan salah satu langkah dasar yang seringkali dilakukan dalam proses perbaikan komputer. Meskipun saya yakin sebagian besar pembaca blog catatanteknisi ini telah mengetahui bagaimana cara mereset BIOS komputer yang benar, tetapi ga ada salahnya  saya tulis kembali dalam catatan kali ini.

Meskipun terlihat sepele, tetapi langkah mereset BIOS yang salah dapat menyebabkan BIOS atau komponen motherboard lainnya rusak, setidaknya itulah yang pernah saya alami. Berikut adalah langkah-langkah cara mereset BIOS yang benar yang saya kutip dengan beberapa perubahan dari artikel Cara Reset BIOS majalah Chip edisi 02/2012.

cara reset BIOS

Langkah-langkah  Cara Reset BIOS Komputer:

  1. Pastikan Komputer sudah tidak terhubung ke sumber listrik. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mencabut kobel power dari stop kontak dan juga mencabut kabel power supply (24-pin power cable) dari motherboard komputer.

  2. Tunggu beberapa saat untuk memastikan arus listrik telah hilang. Untuk mempercepat hilangnya (membuang) sisa arus listrik pada motherboard tersebut, kita dapat menekan tombol power on pada komputer.

  3. Cari tombol atau jumper yang bertuliskan CLR CMOS. Untuk jumper ini ada yang terdiri dari 3 pin dan 2 pin. Untuk meng-clear CMOS atau mereset BIOS, tekan tombol reset tersebut. Untuk yang tipe jumper 3 pin, pindahkan posisi jamper ke sisi lainnya sedangkan tipe jumper 2 pin, maka kita tinggal menjumper kedua pin tersebut, klo kesulitan mencari jumper standar, gunakan saja obeng untuk menjumper pin tersebut. Intinya adalah agar kedua pin menjadi terhubung (short). Biarkan beberapa detik dalam posisi tersebut.

  4. Setelah itu pindahkan kembali posisi jumper ke posisi semula untuk yang tipe 3 pin atau cabut jumper untuk tipe 2 pin. Masukan kembali kabel power supply motherboard. Pastikan semua terangkai dengan benar kemudian barulah menghubungkan komputer ke listrik PLN. 

  5. Nyalakan kembali komputer. Apabila reset BIOS berhasil maka setingan BIOS akan kembali ke posisi semula. Dan pada kasus kerusakan komputer tidak bisa booting, setelah BIOS di reset, biasanya komputer akan bisa booting kembali.

  6. Apabila reset BIOS tidak berhasil, lakukan kembali langkah 1-2, kemudian cabut baterai BIOS dan lakukan kembali langkah 3-5.

  7. Apabila berhasil juga, ulangi kembali langkah 1-2, cabut semua kabel power supply pada motherboard, lepas baterai BIOS dan Memory (RAM) Komputer. Ulangi langkah 3-5.

  8. Langkah terakhir untuk mereset BIOS apabila cara diatas belum berhasil juga adalah kembali lakukan langkah 1-2, kemudian lepas semua komponen pada motherboard yaitu Processor, RAM dan Card tambahan lainnya seperti VGA Card. Bersihkan kembali motherboard dari kotoran dan ulangi langkah 3 diatas, kali ini diamkan dulu selama 30 menit. Kemudian baru ulangi langkah 3-5.

The network location cannot be reached

The network location cannot be reached

The network location cannot be reached. For information about network troubleshooting, see Windows Help.

Pernahkah temen2 mendapatkan error code seperti diatas?
Error tersebut muncul saat saya hendak sharing data antar komputer, yaitu ketika hendak melakukan mapping drive atau mengakses komputer lain lewat menu run. Berikut screenshootnya:

The network location cannot be reached

Setelah melakukan cek koneksi LAN, ternyata tidak ada masalah, perintah PING dapat dilakukan dengan mengembalikan pesan Repply.

Akhirnya saya menemukan artikel yang berjudul "Network Location Cannot be Reached when accessing shares" di http://support.microsoft.com/kb/946937

Berikut cara mengatasi error "The network location cannot be reached" tesebut:
  1. Buka Registry Editor, klik Start - Run, ketik: regedit
  2. Cari key:
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
  3. Pada Parameters key tersebut cari string value "TransportBindName", kalau tidak ada kita harus membuatnya terlebih dahulu. Kemudian pastikan datanya seperti dibawah ini:
    Name: TransportBindName
    Type: REGSZ
    Value: \Device\
  4. Pada kasus yang saya temukan nilai value dari "TransportBindName" ini ternyata kosong, jadi saya harus mengisinya dengan: \decevice\
  5. Tutup Registry Editor, lalu restart komputer.
Dengan cara diatas, error "The network location cannot be reached" dapat teratasi dan share data antar komputerpun bisa normal kembali.

Cannot Shift Objects Off Sheet

Cannot Shift Objects Off Sheet

Pesan Cannot Shift Objects Off Sheet seperti pada gambar disamping muncul ketika saya hendak menginsert colom atau row pada Microsoft Excel 2007. Dengan adanya pesan Cannot Shift Objects Off Sheet tersebut, maka Microsoft Excel 2007 tidak bisa menginsert row atau colom seperti biasanya.

Untuk menghilangkan pesan Cannot Shift Objects Off Sheet sehingga kita bisa kembali menginsert row atau colom, maka kita harus mengubah settingan Display Option dari Nothing (hide objects) ke All. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan:

1. Dengan mengubah setingan tersebut lewat Excel Option, caranya:
  •     Klik Office Button pada bagian pojok kiri atas Microsoft Excel
  •     Pada bagian bawah klik Excel Options
  •     Klik tab Advabced lalu cari setingan Display options for this workbook seperti gambar dibawah:
   
  •     Ubah setingan dari dari Nothing (hide objects) ke All.
  •     Klik OK dan kita pun bisa kembali meng-insert colom dan row pada microsoft excel.

2. Menekan tombol CTRL+6
Cara yang paling cepat untuk menghilangkan pesan Cannot Shift Objects Off Sheet adalah dengan menekan tombol CTRL dan angka 6 (CTRL+6) pada jendela Excel.

Demikianlah tips untuk mengatasi pesan Cannot Shift Objects Off Sheet yang menyebabkan Microsoft Excel tidak bisa menginsert colom atau row.

Software untuk memperbaiki kerusakan Flashdisk

Software untuk memperbaiki kerusakan Flashdisk

Kerusakan flashdisk secara umum dapat kita bagi menjadi 2 macam, yaitu kerusakan pada flashdisk yang terjadi karena rusaknya komponen-komponen fisik dari flashdisk (kerusakan flashdisk secara hardware) misalnya solderan komponen yang copot, jalur pcb yang patah, komponen flashdisk rusak karena short, dsb dan kerusakan pada flashdisk yang kerusakan tersebut terletak pada "software" nya.

Kerusakan flashdisk secara software inilah yang biasanya masih bisa kita perbaiki dengan menggunakan beberapa software / tools yang berfungsi untuk memperbaiki flashdisk yang rusak tersebut.

Untuk memperbaiki flashdisk yang rusak secara software, dapat kita lakukan dimana flashdisk biasanya masih bisa terdeteksi oleh windows tetapi ketika kita mencoba untuk membuka flashdisk atau men-double klik flashdisk muncul beberapa pesan error.

Beberapa contoh kasus kerusakan pada flashdisk diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Properties Flashdisk terbaca 0 byte.
  2. Muncul pesan "Please insert a disk into drive x:"
  3. Muncul pesan "device media is write-protected"
  4. Muncul pesan "There is no media in the specified device"
Saya sendiri baru menemukan 2 kasus dalam memperbaiki flashdisk yang rusak ini yaitu pada kasus dimana Properties Flashdisk terbaca 0 byte dan IC Controller USB Flashdisk rusak dan harus di flash ulang.

Meskipun demikiaan beberapa tools pernah saya coba untuk memperbaiki kerusakan pada flashdisk tersebut, dan dalam postingan ini saya akan share aja semua software / tools yang pernah saya gunakan untuk memperbaiki flashdisk yang rusak.

JetFlash Recovery Tool

Beberapa Software untuk memperbaiki flashdisk yang rusak adalah :
  1. HP USB Disk Storage Format Tools  - http://goo.gl/NLYXZE
  2. HP Drive Boot Utility  - http://goo.gl/H79XfQ
  3. Super Stick Recovery Tools  - http://goo.gl/yY803E
  4. Flashdisk Repair  - http://goo.gl/E5C2Si
  5. JetFlash Recovery Tool  - http://goo.gl/3Dx58p
  6. AlcorMP-UFD:
    • AlcorMP-080829  - http://goo.gl/TKYj4i
    • ALCOR_AU9382_UFDTool  - http://goo.gl/qJiNIO
    • AlcorMP08.02.28_AU6984  - http://goo.gl/zUKZVC
    • AlcorMP080424_AlcorMP_AU698X  - http://goo.gl/n0qi0H
    • ALCOR_AU9385  - http://goo.gl/HHh5jd
    • AlcorMP_6_18  - http://goo.gl/ZHB9ZT
    • AlcorMP-UFD-6.21  - http://goo.gl/oMWSOI
    • Alcor-AU9381-V1.1.0.0  - http://goo.gl/lWMPfl
    • AU6980-6981_v6.15.04  - http://goo.gl/eifDiL
    • ALCOR-AU9386-V1.10  - http://goo.gl/SmJII5
Itulah beberapa software untuk memperbaiki flashdisk yang rusak yang pernah saya gunakan, apabila ada yang punya koleksi software untuk memperbaiki kerusakan flashdisk lainnya silahkan share disini, thanks.

Menghapus Antivirus dengan Antivirus Removal Tools

Menghapus Antivirus dengan Antivirus Removal Tools

Program Antivirus merupakan aplikasi yang wajib ada pada sebuah komputer. Sayangnya ketika karena berbagai hal kita terpaksa harus meng-uninstall program Antivirus tersebut, meng-uninstall program antivirus kadangkala merepotkan. Meskipun kita sudah meng-uninstall Antivirus tersebut, tetap saja System komputer membacanya masih ada Antivirus yang terpasang.

Dengan masih adanya "sisa" antivirus tersebut, seringkali menyebabkan kita tidak bisa lagi menginstall antivirus dengan program antivirus yang sama atau bahkan yang berbeda. Dampak lainnya adalah kinerja komputer yang terasa sangat lambat.

antivirus removal tools

Hal ini ternyata sudah diantisipasi oleh para vendor pembuat Antivirus, sehingga mereka menyediakan aplikasi yang berfungsi sebagai Antivirus Removal Tools. Berikut ini adalah daftar Antivirus Removal Tool dari berbagai Vendor pembuat Antivirus:

Avast
http://files.avast.com/files/eng/aswclear.exe

AVG
http://www.avg.com/us-en/utilities

Avira
http://www.avira.com/en/support-for-free-knowledgebase-detail/kbid/88

BullGuard
http://www.bullguard.com/support/product-guides/bullguard-internet-security-guides-12/getting-started/uninstalling-bullguard.aspx

Comodo Internet Security
https://support.comodo.com/index.php?_m=knowledgebase&_a=viewarticle&kbarticleid=298

CounterSpy http://support.sunbeltsoftware.com/Business/2VIPRE_Enterprise/3.1/Console/Uninstall%2f%2fReinstall

Cyber Defender Early Detection Center
http://cyberdefender.custhelp.com/app/answers/detail/a_id/207

Dr. Web
https://support.drweb.com/support_wizard/?lng=en  (Only registered Dr. Web users can access support content)

eScan
http://www.microworldsystems.com/download/tools/esremove.exe

ESET
http://kb.eset.com/esetkb/index?page=content&id=SOLN2788

FRISK F-PROT Antivirus for Windows
http://www.f-prot.com/support/windows/fpwin_faq/25.html

F-Secure
ftp://ftp.f-secure.com/support/tools/uitool/UninstallationTool.exe

G Data
http://qsmirror.gdatasecurity.de/qs/WEB/TOOL/AVCleaner_int.exe

Kaspersky
http://support.kaspersky.com/common/service.aspx?el=1464

K7 Total Security
http://www.k7computing.com/en/tools/K7RT.exe

LavaSoft
http://www.lavasoftsupport.com/index.php?showtopic=28

Malwarebytes
http://downloads.malwarebytes.org/file/mbam_clean

McAfee
http://download.mcafee.com/products/licensed/cust_support_patches/MCPR.exe

Microsoft Security Essentials
http://support.microsoft.com/kb/2435760

Norman Virus Control/Norman Security Suite
http://www.norman.com/home_and_small_office/help_support/removing_norman_security_suite

Norton (Symantec)
ftp://ftp.symantec.com/public/english_us_canada/removal_tools/Norton_Removal_Tool.exe

Norton Security Scan
ftp://ftp.symantec.com/public/english_us_canada/removal_tools/NSSRT.exe

Norton Studio
https://support.norton.com/sp/en/us/home/current/solutions/v74591462_nst_retail_1_en_us

Panda
http://www.pandasecurity.com/resources/sop/UNINSTALLER_08.exe

Panda Cloud Internet Protection
http://www.pandasecurity.com/resources/sop/Cloud_AV_Uninstaller.exe

Pareto Logic
http://egain.paretologic.com/system/templates/selfservice/paretologic/#portal/1002/article/3155/How-do-I-uninstall

Rapport
http://www.trusteer.com/support/uninstalling-rapport-using-safeuninstall-utility

SpyBot Search & Distroy
http://www.safer-networking.org/faq/how-to-uninstall/

Sophos
http://www.sophos.com/support/knowledgebase/article/11019.html

Trend Micro
http://esupport.trendmicro.com/1/How-do-I-remove-old-or-new-versions-of-Trend-Micro-products-in-my-comp.aspx

Trend Micro Titanium
http://esupport.trendmicro.com/solution/en-us/1056455.aspx

Trend Micro Worry-Free Business Security Agent
http://esupport.trendmicro.com/solution/en-us/1057237.aspx

Vipre (Sunbelt Software)
http://kb.gfi.com/articles/Skynet_Article/Error-1612-Installation-source-for-this-product-is-not-available-when-attempting-to-uninstall-VIPRE

Webroot
http://download.webroot.com/CleanWDF.exe

Windows Live OneCare
http://download.microsoft.com/download/4/c/b/4cb845e7-1076-437b-852a-7842a8ab13c8/OneCareCleanUp.exe

Zone Alarm
http://download.zonealarm.com/bin/free/support/download/clean.exe

Biasanya setelah Antivirus di-uninstall dengan software tersebut, komputer harus kita restart terlebih dahulu. Selamat mencoba..!!

Memperbaiki Komputer Sering Restart

Memperbaiki Komputer Sering Restart

Diantara beberapa masalah atau kerusakan yang sering terjadi pada sebuah komputer adalah kondisi dimana komputer sering restart sendiri. Kondisi komputer sering restart ini tentu saja sangat menjengkelkan terutama apabila kita sedang melakukan pekerjaan kemudian secara tiba-tiba komputer restart sendiri sedangkan kita belum sempat menyimpan dokumen atau menyelesaikan pekerjaan tersebut. Menurut pengalaman saya pribadi terdapat beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan komputer sering restart sendiri, diantaranya adalah:

1. Komputer sering restart karena Processor kepanasan
Processor yang kepanasan (overheat) adalah salah satu penyebab utama komputer anda atau sering restart sendiri. Untuk mengecek terjadinya overheat pada Processor dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
  • Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
  • Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian Pendingin (Cooler) Processor.
Penyebab utama dari Processor yang kepanasan ini juga terdapat beberapa hal:
  • Kondisi kipas angin (fan) yang terdapat pada pendingin Processor yang sudah tidak optimal (misalnya macet karena debu)
  • Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor, ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
  • Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Pendinginnya.
  • Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.
Untuk mengatasi komputer sering restart karena Procesor kepanasan (overheat) ini kita bisa melakukan beberapa hal diantaranya:
  • Senantiasa membersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kuas cat yang bersih dan vacum cleaner kecil.
  • Menggunakan thermal paste sebagai penghubung yang merekatkan bagian Processor dan Pendingin. Untuk thermal paste yang sudah kering sebaiknya diganti.
  • Menyimpan komputer diruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC). Seandainya terpaksa harus menyimpan komputer di ruangan yang cukup panas, maka sebaiknya lengkapi casing CPU dengan kipas angin tambahan.
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor (http://www.cpuid.com/softwares/hwmonitor.html) untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor. Screenshootnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

    hardware monitor
2. Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya
Penyebab kedua komputer sering restart adalah kurangnya daya atau sudah tidak optimalnya bagian Power Supply yang mensupply daya pada CPU. Hal ini bisa terjadi misalnya karena macetnya atau matinya Kipas angin (fan) yang terdapat pada power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Untuk keperluan komputer sekarang, sebaiknya pakailah sebuah Power Supply dengan daya minimal 530 Watt.

3. Komputer sering restart karena VGA Card rusak
Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector
Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of deadth atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah keruksakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.


5. Komputer sering restart karena RAM rusak
RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart, hal ini pernah saya alami beberapa waktu yang lalu. Saat itu komputer selalu restart ketika dinyalakan meskipun saya telah memastikan tidak ada masalah dengan hardware yang lain, komputer tetap tidak bisa booting dan selalu restart meskipun masuk ke windows safe mode. Saya kemudian mengganti RAM yang terpasang, dan akhirnya komputer bisa berjalan normal kembali.
Demikianlah tentang beberapa penyebab dan cara memperbaiki komputer sering restart, semoga bisa membantu.

Memperbaiki Service Print Spooler yang hilang

Memperbaiki Service Print Spooler yang hilang

Masalah printer yang ngadat tidak bisa mencetak / ngeprint biasanya sering kita jumpai terutama untuk printer yang dipake bersama-sama (di-share). Diantara penyebabnya (yang saya ketahui) telah saya jelaskan dalam artikel tentang tips mengatasi printer printer yang tidak bisa ngeprint beberapa waktu yang lalu. Dalam postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang cara memperbaiki service print spooler yang hilang dari jendela windows services.

Kejadian Service Print Spooler yang hilang dari jendela services windows saya alami ketika saya telah meng-cloning hardisk ke hardisk yang lain dengan menggunakan norton ghost. Setelah hardisk hasil cloning dipasang dan komputer dijalankan semuanya berjalan tampak normal, tetapi ketika hendak meng-add printer terjadi error yang menyatakan service print spooler tidak running.

Sayapun kemudian menuju jendela windows services dengan cara klik start - run ketik: services.msc untuk mengaktifkan / start service print spooler, tetapi setelah saya cari-cari ternyata Service Print Spooler telah hilang dari jendela  Services. Akhirnya saya mencoba melakukan troubleshooting sebagai berikut:
  1. Memastikan file spoolsv.exe dan folder spool terdapat pada folder C:\WINDOWS\system32 dan ternyata masih ada dan tampak normal.
  2. Masuk ke registry editor, klik start - run ketik: regedit dan mencari "print spooler" dan ternyata lokasinya ada di:
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Spooler.
  3. Sayapun kemudian membandingkan isi key registry tersebut dengan komputer yang lain, dan ternyata isinya berbeda.
  4. Akhirnya saya meng-import key spooler tersebut dari komputer yang normal dan setelah selesai komputer kemudian di-restart.
  5. Setelah komputer di-start lagi, Alhamdulillah service print spooler telah nongol lagi dijendela Windows Services.

Berikut screenshoot key spooler pada registry windows dan dapat didownload disini.